4 Syarat Tepat Pemberian MPASI

13 November 2017 15:00:00
By : Rianti Fajar 4 Syarat Tepat Pemberian MPASI

Berikan MPASI pada bayi sesuai dengan persyaratan yang tepat. (Pixabay/Ajale)

MPASI merupakan makanan atau minuman selain ASI, yang di dalamnya mengandung kebutuhan atau zat gizi yang diperlukan bayi selama masa penyapihan dan diberikan bersama pemberian ASI. Hal tersebut diutarakan oleh dr. Stanislaus Djokomuljanto, M.Med(Paed), SpA, Dokter Spesialis Anak dari Siloam Hospitals Lippo Village, Karawaci.

Semakin bertambahnya usia, kebutuhan bayi akan zat gizi juga semakin meningkat. Zat gizi ini penting untuk proses tumbuh kembang bayi dan balita. Karena seiring berjalannya waktu, ASI yang dihasilkan ibu kurang optimal lagi dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.

Perlu diketahui bahwa meski sudah diperkenalkan dengan makanan padat, ASI masih harus diberikan bersama dengan pemberian MPASI, karena ASI masih memenuhi kebutuhan gizi anak sekitar 80 persen pada bayi usia 6-9 bulan, 60 persen untuk bayi usia 9-12 bulan, dan dianjurkan tetap diberikan hingga bayi berusia 2 tahun.

Tujuan pemberian MPASI pada bayi bukan hanya untuk pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga penting untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan bayi dalam menerima berbagai macam makanan yang rasa, bentuk, dan teksturnya bervariasi, serta membantu perkembangan oromotor bayi yaitu dalam hal mengunyah dan menelan.

MPASI harus diberikan dengan tepat. Beberapa syarat pemberian MPASI adalah:

Tepat Waktu

Yaitu saat kebutuhan energi dan gizi bayi melebihi yang didapat dari ASI. Dimana semakin bertambahnya usia atau memasuki enam bulan, kebutuhan bayi akan zat gizi pun semakin meningkat.

Adekuat

MPASI harus dapat memenuhi dan mengandung cukup energi, protein, dan mikronutrisi, terutama zat besi dan seng (zinc), vitamin, serta mineral yang tak terpenuhi oleh ASI.

Aman

Dalam menyiapkan MPASI, dari pembuatan, penyimpanan, dan pemberiannya harus higienis atau terjaga kebersihannya.

Tepat Cara Pemberian

MPASI diberikan sesuai respon rasa lapar dan nafsu makan bayi. Tekstur, jumlah, dan frekuensi MPASI juga harus diberikan sesuai dengan tahap perkembangan bayi atau umur bayi.

Sumber: Majalah Silver, Siloam Hospitals.

Berita terkait