Ini Cara Mengatasi Cegukan Pada Bayi

11 Oktober 2017 17:00:00
By : Rianti Fajar Ini Cara Mengatasi Cegukan Pada Bayi

Segera konsultasikan ke dokter bila cegukan terjadi dalam waktu yang lama. (Pixabay/PublicDomainPictures)

Meski terkesan sepele, cegukan merupakan hal yang umum terjadi pada bayi. Suara yang mengganggu tersebut sering membuat bayi merasa tidak nyaman dan terlihat sulit bernapas. Meski tidak berbahaya, Anda pasti ingin segera menghentikan cegukan yang terjadi pada bayi.

Cegukan terjadi saat diafragma menarik udara ke dalam tubuh dan langsung mengeluarkannya dengan cepat. Namun saat proses tersebut terjadi, pita suara malah tertutup sehingga menimbulkan suara asing yang kita kenal dengan cegukan. Meski belum diketahui secara pasti, beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya cegukan pada bayi, di antaranya adalah makan terlalu banyak atau terlalu cepat, tertawa dengan mulut terbuka lebar, hingga merasa terlalu bersemangat.

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi cegukan pada bayi, adalah:

1. Minum

Bagi bayi berusia di bawah enam bulan yang masih masa ASI eksklusif, ASI merupakan cara terbaik untuk mengatasi cegukan. Sedangkan bagi bayi yang sudah MPASI, memberikannya air putih juga bisa dilakukan. Berikan air secara perlahan agar bayi tidak tersedak.

2. Sendawakan

Dengan bersendawa, udara dari dalam perut bayi dapat dikeluarkan, sehingga sirkulasi oksigen di dalam tubuh bayi menjadi lebih lancar.

3. Berikan jeda

Bila cegukan terjadi saat bayi sedang menyusu, maka hentikanlah untuk sementara, kemudian sendawakan. Setelah reda, baru Anda dapat menyusui kembali bayi Anda.

Cegukan pada bayi bukanlah sesuatu yang berbahaya dan tidak perlu dikhawatirkan. Cegukan sangat normal terjadi pada siapapun, termasuk pada bayi. Dengan cara-cara tersebut di atas, cegukan dapat segera diatasi. Namun, apabila cegukan terjadi dalam jangka waktu yang lama dan tidak kunjung reda, Anda harus segera memeriksakan bayi Anda ke dokter. Cegukan dalam jangka waktu yang lama sering dikaitkan dengan adanya gangguan pada diafragma atau organ di dalam perut. Dengan mengonsultasikannya pada dokter, Anda akan tahu apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya.

Berita terkait