Studi: Jenis Kelamin Janin Pengaruhi Kesehatan Ibu Hamil

16 Agustus 2017 16:30:00
By : Rianti Fajar Studi: Jenis Kelamin Janin Pengaruhi Kesehatan Ibu Hamil

Periksakan kesehatan Anda dan janin agar tidak terjadi gangguan selama kehamilan. (Pixabay/Sanjasy)

Setelah menganalisa lebih dari setengah juta kelahiran di Australia, peneliti mengatakan bahwa jenis kelamin bayi berhubungan dengan kondisi kesehatan ibu dan bayi.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Robinson Research Institute, di University of Adelaide, Australia, jenis kelamin bayi berhubungan langsung dengan komplikasi kehamilan. Bayi laki-laki lebih berisiko untuk mengalami permasalahan saat dalam kandungan, seperti lahir prematur, yang dapat menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan lainnya. Ibu hamil yang mengandung bayi laki-laki juga lebih berisiko untuk mengalami diabetes gestasional, dan preklamsia, di masa menjelang proses persalinan.

Meski belum diketahui secara pasti penyebabnya, faktor genetik diduga melatarbelakangi hal ini. Hasil penelitian lain yang dapat menjelaskan hal ini adalah plasenta, organ yang menutrisi janin, berbeda antara bayi laki-laki dan perempuan.

Dibandingkan dengan bayi perempuan, bayi laki-laki memiliki risiko 27 persen lebih tinggi untuk lahir pada usia 20 dan 24 minggu, 24 persen lebih tinggi untuk lahir pada usia 30 dan 33 minggu, dan 17 persen lebih tinggi untuk lahir pada usia 34 hingga 36 minggu. Perbandingan tersebut disampaikan oleh American College of Obstetricians and Gynecologists.

Meski ada fakta tersebut, Anda yang sedang mengandung bayi laki-laki tidak perlu khawatir. Hanya saja Anda perlu memberikan perhatian ekstra pada kehamilan Anda. Mengonsumsi makanan bergizi dan menerapkan gaya hidup sehat adalah yang paling utama. Selain itu, Anda juga sebaiknya memeriksakan kesehatan Anda dan janin secara berkala.

Berita terkait