3 Jenis Batuk Yang Berbahaya Dan Harus Diwaspadai

09 Januari 2017 12:15:43
By : Bebby Sekarsari 3 Jenis Batuk Yang Berbahaya Dan Harus Diwaspadai

Secara alami, batuk terjadi saat ada benda asing yang masuk ke dalam saluran napas. Hal ini terjadi saat benda asing yang masuk tersebut berukuran besar. Sebab, dalam keadaan normal atau saat benda asing yang masuk masih berukuran kecil, maka tubuh hanya akan memproduksi lendir untuk menangkap benda asing tersebut. Besarnya volume benda asing yang tidak normal inilah yang akan membuat produksi lendir meningkat dan membangkitkan reseptor batuk.

Sehingga, batuk bisa dikatakan sebagai alarm tubuh yang baik. Namun, saat batuk terjadi terus menerus tanpa ada henti, Anda pun harus mewaspadainya. Apalagi bila batuk disertai dengan demam, sesak napas atau napas cepat, seperti tersenggal-senggal. Beberapa jenis batuk yang disertai dengan gejala yang berbahaya tersebut antara lain:

1. Batuk rejan
Batuk rejan timbul terus menerus dan sambung menyambung dalam waktu yang cukup lama, sehingga membuat penderitanya kesulitan bernapas. Batuk ini juga termasuk batuk dengan intensitas hebat. Ciri lain dari batuk ini adalah terdengar bunyi 'whoop' saat penderitanya menarik napas panjang setelah batuk terus menerus. Batuk rejan disebabkan oleh bakteri pertusis yang menyerang lapisan saluran pernapasan sehingga menghasilkan peradangan parah dan mempersempit saluran napas. Bakteri ini menular melalui cairan yang terinfeksi saat orang sekitar tertawa, batuk atau bersin.

2. Batuk menggonggong
Umumnya batuk ini menyerang anak usia enam bulan hingga tiga tahun. Batuk menggonggong adalah gejala croup atau sumbatan jalan napas bagian atas. Sehingga, saat anak atau penderita mengalami batuk ini, mereka akan mengalami kesulitan bernapas.

3. Batuk mengi
Batuk mengi terdapat pada penderita yang mengalami asma. Tanda dari batuk ini adalah bunyi mengi saat ia bernapas, dan napasnya pun tampak lebih cepat dari biasanya. Penderita yang mengalami batuk mengi akan mengalami sumbatan di jalan napas bagian bawah. Hal ini disebabkan oleh infeksi pernapasan oleh virus atau bakteri. Bila dibiarkan virus atau bakteri ini juga bisa menyerang paru-paru hingga terisi cairan yang sangat berbahaya.

Bila anak atau orang di dekat Anda ada yang mengalami batuk seperti di atas, sebaiknya segera beri pertolongan pertama seperti memastikan jalan napas mereka tidak tersumbat, dan bawa segera penderita ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Berita terkait