6 Fakta Stroke yang Harus Anda Ketahui

12 Juni 2018 09:00:00
By : Rianti Fajar 6 Fakta Stroke yang Harus Anda Ketahui

Segera temukan pertolongan saat merasakan serangan stroke sekecil apapun. (Flickr/Golberg)

Bukan hanya menjadi penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian, stroke juga bisa membuat seseorang menderita cacat permanen. Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit stroke sehingga terlambat mendapatkan penanganan dokter. Perhatikan beberapa fakta berikut agar Anda dan keluarga lebih memahami stroke.

1 dari 7 kematian di Indonesia disebabkan oleh stroke

Berdasarkan data Riskesdas 2013, satu di antara tujuh orang yang meninggal di Indonesia disebabkan oleh stroke. Inilah yang menyebabkan stroke masih menjadi penyakit yang patut untuk diwaspadai.

Stroke harus ditangani maksimal 60 menit setelah gejala

Stroke tidak selamanya menyebabkan kematian atau cacat permanen. Anda dapat kembali pada kondisi semula bila mendapat penanganan yang tepat. Saat melihat gejala stroke terjadi pada keluarga atau kerabat Anda, segera hubungi ambulans untuk segera mendapatkan pertolongan. Stroke yang ditangani kurang dari 60 menit setelah gejala terjadi, memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk sembuh tanpa mengakibatkan cacat permanen.

Stroke sebabkan kerusakan pada otak

Stroke terjadi karena adanya penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak. Hal tersebutlah yang dapat menyebabkan kerusakan otak hingga berakhir pada kecacatan, seperti sulit konsentrasi, sulit berbicara, bentuk anggota tubuh yang tidak sempurna, hingga gangguan emosi.

Gejala awal stroke sering diabaikan

Banyak penderita stroke yang meninggal karena mengabaikan gejala awal yang dirasakan, dan menganggapnya sebagai hal yang wajar. Apalagi bagi orang yang sudah tua, mereka sering menganggap gejala stroke sebagai penyakit biasa akibat penuaaan. Biasanya gejala awal stroke yang sering terjadi adalah sulit berbicara, penglihatan yang tidak fokus, sakit kepala tanpa sebab, sulit berjalan, dan gangguan koordinasi.

Penderita stroke tidak menyadari dirinya terkena stroke

Stroke membuat otak tidak bisa bekerja dengan baik, sehingga membuat penderitanya tidak menyadari setiap perubahan pada dirinya, yang bisa jadi merupakan gejala stroke. Untuk itu, Anda harus paham betul apa saja gejala stroke agar dapat lebih waspada, bila stroke menimpa keluarga atau kerabat Anda. Selain itu Anda juga harus mengedukasi orang terdekat mengenai gejala stroke, agar mereka tahu apa yang harus mereka lakukan ketika gejala stroke menghampiri Anda.

Stroke bukan penyakit orang tua

Seiring dengan pola makan dan gaya hidup yang semakin tidak sehat, penyakit stroke pun kini dapat menyerang anak muda. Jadi jangan abaikan gaya hidup Anda, hanya karena merasa yakin tidak akan terserang stroke. Mulai dari sekarang sebaiknya Anda segera mengubah pola makan, dan gaya hidup Anda menjadi lebih sehat.

Berita terkait