6 Mitos Kanker Payudara yang Harus Anda Ketahui

13 Februari 2018 09:30:42
By : Bebby Sekarsari 6 Mitos Kanker Payudara yang Harus Anda Ketahui

Setelah kanker kulit, kanker payudara merupakan salah satu kanker yang paling sering terjadi pada wanita. Sebuah penelitian menemukan, satu dari delapan wanita yang hidup sampai usia 85 tahun merupakan penderita kanker payudara. Dengan perkembangan ilmu medis dan teknologi, kanker payudara dapat disembuhkan jika penyakit ini diketahui sejak dini. Meskipun informasi dan edukasi tentang kanker payudara sudah semakin banyak, namun beberapa kesalahpahaman tentang penyakit ini masih sering terjadi.
 
Beberapa mitos tentang kanker payudara yang banyak beredar sering disalahartikan, sehingga membuat beberapa wanita merasa tidak nyaman. Beberapa mitos tersebut adalah:
 
1. Mitos: Benjolan pada payudara sudah pasti kanker.
Fakta: Hingga saat ini belum ada penjelasan secara ilmiah yang menjelaskan bahwa benjolan yang terkadang muncul di payudara bisa berubah menjadi kanker. Sebetulnya, sekitar 80 persen benjolan yang terjadi di payudara wanita disebabkan oleh perubahan nonkanker dalam jaringan payudara, kista, atau kondisi lainnya. Sehingga, bila Anda menemukan benjolan atau melihat adanya perubahan pada payudara, sebaiknya tidak boleh diabaikan dan segera periksakan diri ke dokter.
 
2. Mitos: Hanya perempuan yang bisa terkena kanker payudara.
Fakta: Diperkirakan setiap tahun lebih dari 2.000 laki-laki didiagnosis menderita kanker payudara dan 410 di antaranya meninggal dunia. Meski jumlahnya tampak kecil, angka kematian yang cukup tinggi karena kanker payudara pada pria terjadi karena rendahnya kesadaran bahwa benjolan dekat payudara bisa saja berupa kanker.
 
3. Mitos: Mammogram membantu penyebaran kanker payudara.
Fakta: Radiasi yang dihasilkan mammogram memang bisa menyebabkan penyebaran sel kanker, namun fungsi mammogram jauh lebih penting daripada mitos tentang penyebaran sel kanker. Mammogram dapat mendeteksi benjolan pada payudara sejak dini. Hal ini penting untuk mendeteksi apakah Anda terkena kanker payudara atau tidak. The American Cancer Society merekomendasikan wanita usia 40 tahun melakukan pemeriksaan mammogram satu kali dalam setahun.
 
4. Mitos: Kanker payudara merupakan penyakit keturunan.
Fakta: Ketika ibu Anda memiliki riwayat penyakit kanker payudara, maka keturunannya juga berpotensi terkena penyakit ini. Mitos ini tidak berlaku karena secara secara statistik hanya sekitar 10 persen penderita kanker payudara yang keluarganya memiliki riwayat penyakit ini.
 
5. Mitos: Deodoran bisa menyebabkan kanker payudara.
Fakta: Peneliti dari National Cancer Institute (NCI) tidak menemukan adanya bukti yang mengaitkan penggunaan deodoran atau antiperspirant dengan kanker payudara.
 
6. Mitos: Payudara besar lebih mungkin terkena kanker.
Fakta: Penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara ukuran payudara dengan risiko terkena kanker payudara. Hal penting yang perlu dicatat adalah semua perempuan, terlepas dari ukuran payudara, harus berkomitmen untuk melakukan pemeriksaan kesehatan mereka secara rutin untuk mendeteksi kemungkinan kanker sehingga bisa ditangani dengan cepat. Selain itu, gaya hidup sehat juga berperan dalam menurunkan risiko kanker payudara.

Berita terkait