Abses Gigi: Infeksi Gigi yang Harus Anda Waspadai

15 Mei 2018 20:00:00
By : Rianti Fajar Abses Gigi: Infeksi Gigi yang Harus Anda Waspadai

Abses gigi dapat merusak jaringan dan tulang pada gigi. (Pixabay/Rgerber)

Abses gigi merupakan gangguan dimana munculnya benjolan berisi nanah pada gigi atau gusi. Abses gigi terjadi akibat infeksi bakteri. Abses gigi berawal dari adanya bakteri yang menginfeksi jaringan gigi sehingga menghasilkan penumpukan nanah. Saat nanah tidak dapat dikeluarkan, maka terjadilah abses gigi.

Beberapa kondisi yang dapat membuat bakteri menyerang jaringan gigi adalah adanya pembusukan gigi yang parah, gigi pecah atau retak yang memungkinkan masuknya bakteri, gagalnya perawatan saluran akar gigi, periodontis lanjutan, dan trauma gigi.

Sementara itu ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko terjadinya abses gigi, yaitu adanya karang yang menembus hingga bawah garis gusi, kebersihan gigi yang buruk sehingga menyebabkan gigi berlubang dan penyakit periodontal.

Saat mengalami abses gigi, Anda akan mengalami rasa nyeri yang terus menerus pada gigi atau gusi, nyeri saat menggigit, demam, sakit gigi yang mendadak, munculnya kemerahan dan pembengkakan pada gusi, bau mulut, hingga gigi yang  copot.

Bila tidak segera diatasi, abses gigi dapat menimbulkan sejumlah komplikasi seperti gigi yang copot, rusaknya jaringan gigi, hingga penyebaran infeksi ke jaringan sekitar atau tulang.

Saat terdiagnosis mengalami abses gigi, Anda harus segera mengatasinya dengan cara yang tepat. Jika abses terbukti akibat infeksi antara gigi dan gusi maka abses harus segera dibersihkan. Pada beberapa kasus, pembedahan diperlukan untuk membentuk ulang gusi agar infeksi tidak terjadi lagi.

Pencabutan gigi mungkin diperlukan bila kerusakan atau infeksi gigi terlalu luas, gigi yang retak atau pecah terlalu parah dan sulit diperbaiki, atau infeksi pada jaringan antara gigi dan gusi terlalu parah. Gigi yang dicabut kemudian diganti dengan gigi palsu agar tidak kehilangan fungsinya.

Mengingat nyeri yang bisa dihasilkan saat terjadi abses gigi sangat mengganggu, maka Anda sebaiknya melakukan tindakan pencegahan. Gosoklah gigi Anda dengan menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride dua kali sehari, gunakan sikat gigi berbulu lembut, lakukan flossing gigi setiap hari, dan jangan lupa memeriksakan gigi ke dokter secara rutin setiap enam bulan sekali.

Sumber: siloamhospitals.com

Berita terkait