Alasan Detak Jantung Anda Meningkat Saat Berolahraga

09 Januari 2017 16:15:21
By : Bebby Sekarsari Alasan Detak Jantung Anda Meningkat Saat Berolahraga

Saat memulai olahraga, diawali dengan pemanasan, detak jantung akan mulai meningkat. semakin tinggi intensitas latihan Anda, detak jantung pun kian meningkat. Jantung merespon setiap gerakan olahraga yang tercipta saat Anda beraktivitas fisik dengan peningkatan detak jantung. Hal ini tentu ada alasannya.

Respon cepat jantung saat Anda beraktivitas fisik ini terjadi karena adanya permintaan oksigen di dalam otot. Otot membutuhkan banyak oksigen untuk berkontraksi saat Anda berolahraga. Oksigen didapat dari sel-sel darah merah yang mengalir ke otot. Di dalam sel-sel otot, terdapat organel kecil yang disebut mitokondria yang berfungsi menggabungkan oksigen dengan glukosa dan lemak untuk membuat ATP atau molekul energi dasar. Sehingga saat Anda meningkatkan aksi otot saat berolahraga, maka jantung pun akan berdetak lebih cepat dan lebih keras untuk mengirimkan oksigen ke dalam sel-sel otot Anda.

Selain itu, peningkatan suhu tubuh dan lingkungan juga bisa meningkatkan denyut jantung di atas normal. Hal ini terjadi akibat gerakan yang dilakukan terus menerus selama berolahraga membuat suhu tubuh meningkat. Sehingga hati pun harus mengirimkan darah ke kulit untuk mendinginkan suhu tubuh Anda, sambil terus memaso darah ke otot-otot yang sedang bekerja. Akibat kedua tuntutan ini, jantung pun berdetak lebih cepat.

Keadaan lain yang bisa meningkatkan denyut jantung adalah saat tubuh mengalami dehidrasi, seperti yang dikatakan oleh penelitian di University of Texas. Saat tubuh kehilangan banyak air melalui keringat, jantung akan dipompa lebih keras untuk mengarahkan darah ke kulit Anda supaya tubuh tetap dalam keadaan dingin dan tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Itulah sebabnya, Anda perlu memenuhi kebutuhan minum saat berolahraga dan setelah berolahraga.

Meskipun demikian, menurut buku "Essentials of Exercise Physiology," banyak hal yang memengaruhi denyut jantung selama berolahraga. Termasuk keadaan emosi Anda, makanan yang dikonsumsi sebelum latihan, dan posisi tubuh selama latihan sesuai dengan olahraga yang dilakukan. Untuk menghindari lonjakan denyut jantung yang berlebihan, disarakan untuk selalu melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan mengakhiri olahraga dengan pendinginan.

Berita terkait