AVM Dapat Akibatkan Sakit Kepala Berat

11 Agustus 2017 14:30:11
By : Bebby Sekarsari AVM Dapat Akibatkan Sakit Kepala Berat

Kelainan pada pembuluh darah di dalam otak bisa mengakibatkan sakit kepala hebat. (Pixabay/berzin)

Arteriovenous malformation atau dikenal dengan sebutan AVM merupakan sebuah keadaan abnormal yang terjadi pada pembuluh darah di bagian arteri dan vena pada manusia. Penyakit ini dapat berkembang bahkan sebelum Anda lahir dan dapat terjadi di mana saja di dalam tubuh. Namun, kelainan ini paling sering terjadi di bagian otak atau tulang belakang.

Pada keadaan normal, darah yang mengantarkan oksigen ke otak akan melalui arteri, lalu menuju ke cabang-cabang pembuluh darah yang lebih kecil. Sedangkan pada penderita AVM, darah langsung mengalir ke dalam vena dan menyebabkan pembuluh darah menjadi 'kusut' karena tidak melewati proses yang normal.

Menurut dr. Janet Chandra, General Practicioner dari Rumah Sakit Umum Siloam, gejala AVM antara lain:

1. Rasa pusing yang makin berat dan sering.

2. Telinga seperti mendengar suara mendesing.

3. Terjadi pendarahan yang mirip seperti stroke.

4. Mengalami kelemahan progresif atau mati rasa.

5. Kejang.

Terdapat beberapa cara untuk mengobati kelainan ini, seperti embolisasi endovascular, maupun radiosurgery stereotactic. Sedangkan untuk mencegah agar AVM tidak menjadi lebih parah, penderita perlu menghindari kegiatan yang dapat meningkatkan tekanan darah (merokok atau pekerjaan berat), menjaga berat badan, mengonsumsi makanan yang sehat dan melakukan kunjungan rutin ke dokter saraf untuk memeriksa status AVM yang dilami.

Sedapat mungkin sebaiknya AVM ditemukan sebelum terjadi pendarahan. Hal ini memungkinkan penyembuhan yang lebih baik, meskipun tergantung pada ukuran, gejala yang dialami dan lokasi AVM.

Berita terkait