Diet VS Olahraga, Mana Yang Lebih Penting?

13 November 2017 17:00:15
By : Bebby Sekarsari Diet VS Olahraga, Mana Yang Lebih Penting?

Diet mengurangi makanan dan olahraga memiliki tujuan masing-masing dalam menurunkan berat badan. (Pixabay/engin_akyurt)

Diet dan olahraga adalah dua pilar kuat dalam skema gaya hidup sehat. Namun kenyataannya, keduanya punya porsi yang berbeda dalam usaha Anda untuk menurunkan berat badan atau menjaga kesehatan. Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa apa yang Anda makan biasanya akan mengalahkan aktivitas fisik Anda. "Bahkan, jika Anda tidak berolahraga, namun Anda makan dengan baik, maka tubuh Anda bisa terlihat seperti atlet dan sehat," ujar Todd Astorino, ahli olahraga dari University of California. Sebaliknya, jika diet yang Anda jalani buruk, maka tidak ada satu jenis latihan pun yang bisa membantu Anda untuk memperbaiki tubuh.

Itulah sebabnya, bila 'cita-cita' Anda adalah menurunkan berat badan, maka mulailah dengan membatasi dan mengatur asupan makanan. Mengurangi asupan kalori lebih efektif untuk melawan kegemukan dibanding meningkatkan frekuensi olahraga. Kunci melawan kegemukan pada dasarnya adalah jumlah kalori yang dibakar harus lebih besar daripada yang dikonsumsi. Sebagai gambaran 3500 kilo kalori sama dengan 0,45 kg lemak. Jadi, bila Anda ingin mengurangi lemak 0,45 kg setiap minggu, maka Anda perlu mengurangi 500 kilo kalori dari menu makanan Anda setiap hari.

Meskipun demikian, bukan berarti olahraga tidak ada dalam kamus menurunkan berat badan. Sebab, diet mati-matian tanpa dibarengi dengan aktivitas fisik maka tidak akan mendapatkan hasil yang optimal. Dengan berolahraga, kelebihan lemak yang tidak bisa dikurangi dari diet bisa dibakar dengan kegiatan yang positif. Selain itu, olahraga rutin juga akan membuat berat badan lebih stabil dan tubuh lebih bugar. Olah tubuh yang dilakukan juga akan menyehatkan jantung, melancarkan peredaran darah, dan memperbaiki mood. Penelitian terbaru juga menyebutkan banyak bergerak bisa menekan nafsu makan.
 
Tak hanya itu, penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang rutin berolahraga berat badannya lebih stabil. Sementara itu, mereka yang hanya mengandalkan diet saja memang bisa menurunkan badan secara drastis, tapi setelah dietnya berhenti, tubuh pun bisa kembali gemuk. Idealnya, perbaiki pola makan Anda terlebih dulu. Anda perlu disiplin pada diri sendiri dan memilih makanan yang tepat untuk tubuh Anda.  Setelahnya baru kombinasikan dengan melakukan berbagai aktivitas fisik yang teratur.

Sumber: Mayoclinic.org

 

Berita terkait