Kenali 4 Stadium pada Kanker Ovarium

15 Mei 2018 19:32:54
By : Claudia Ramadhani Kenali 4 Stadium pada Kanker Ovarium

Yuk kenali lebih jauh 4 stadium dalam kanker ovarium. (Foto: medicalnewstoday.com)

Jika Anda didiagnosis dengan kanker ovarium, dokter akan menetapkan apakah  kanker Anda masuk ke dalam salah satu dari 4 stadium. Stadium 1 berarti tumor belum menyebar keluar dari ovarium. Sementara stadium 4 merupakan yang terparah dan menandakan kanker telah menyebar ke seluruh tubuh.

Stadium dalam kanker ovarium ditentukan dalam tiga hal, yakni ukuran tumor, lalu apakah kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening dan apakah sel-sel kanker telah bermetastatis ke organ lain yang lebih jauh seperti hati atau cairan di sekitar paru-paru.

Stadium merupakan salah satu langkah pertama untuk mencari tahu cara menangani kanker. Setiap orang pasti memiliki kanker yang berbeda-beda, stadium kanker yang didiagnosiskan kepada Anda memang tidak akan mengubah nasib Anda, namun setidaknya Anda memiliki informasi yang penting untuk membantu menangani kanker Anda.

Kanker ovarium stadium 1

Stadium 1 pada kanker ovarium masih terbatas pada indung telur atau saluran telur dan belum menyebar sama sekali. Tumor jens ini merupakan jenis yang paling mudah untuk diobati. Rata-rata wanita yang didiagnosis dengan kanker ovarium stadium 1 masih memiliki 90% kemungkinan hidup lima tahun lagi atau bahkan lebih.

Stadium 1 kanker ovarium memiliki subtipe, stadium 1A berarti kanker hanya dalam satu indung telur atau tuba fallopi. Dalam beberapa kasus, wanita yang didiagnosis kanker ovarium stadium 1A bahkan dapat melewati kemo.

Stadium 1B ialah ketika kanker telah mencapai kedua indung telur atau tuba fallopi. Sementara stadium 1C berarti kanker masih berada pada kedua indung telur atau tuba fallopi dan juga telah menembus permukaan indung telur untuk mencapai bagian luar. Sel-sel kanker ovarium juga dapat ditemukan dalam cairan di perut.

Kanker ovarium stadium 2

Pada stadium 2 kanker ovarium, tumor masih berada di dalam indung telur dan tuba fallopi namun juga sudah mulai menyebar ke organ-organ terdekat di panggul. Pada kanker ovarium stadium 2A, organ ini bisa berupa uterus atau tuba fallopi sementara stadium 2B berarti sel kanker telah tumbuh di organ terdekat lain seperti usus besar, kandung kemi atau dubur.

Kanker ovarium stadium 3

Pada stadium 3, tumor masih berada dalam satu atau kedua indung telur atau tuba fallopi, namun telah menyebar lebih jauh. Stadium 3A dibagi menjadi dua kategori, yakni pada stadium 3A1, kanker masih berada dalam salah satu atau kedua indung telur namun juga ditemukan di kelenjar getah bening. Pada stadium 3A2, kanker mungkin tidak berada di kelenjar getah bening, namun di sel-sel mikroskopis yang telah menyebar ke rongga perut.

Pada stadium 3B, tumor sudah berada dalam satu atau kedua indung telur atau tuba fallopi dan di luar pelvis. Dokter akan benar-benar melihat kanker yang berada di dalam perut pada stadium ini, namun diameternya masih tidak lebih dari 2cm. Tumor ini bisa berada di kelenjar getah bening ataupun tidak.

Pada stadium 3C, kanker telah menyebar dari panggul ke perut dengan diameter lebih besar dari 2cm. Bahkan mungkin telah mencapai permukaan organ yang lebih jauh seperti hati atau limpa. Kelenjar getah bening mungkin saja terpengaruh atau tidak terpengaruh.

Kanker ovarium stadium 3 mendapatkan pengobatan yang sama dengan kanker ovarium stadium 2, yakni dengan pembedahan untuk mengangkat organ yang terserang kanker kemudian kemo dan mungkin operasi lebih lanjut. Kemungkinan hidup pada pasien yang menderita kanker ovarium stadium 3 turun menjadi 39%.

Kanker ovarium stadium 4

Pada stadium 4, kanker telah menyebar jauh melampaui indung telur dan atau tuba fallopi. Pada stadium 4A, sel-sel kanker ditemukan dalam cairan di sekitar paru-paru. Sementara di stadium 4B, kanker telah menyebar lebih jauh ke bagian dalam limpa, hati, paru-paru, otak atau organ lainnya yang jauh dari tumor aslinya.

Segala jenis perawatan termasuk kemoterapi, operasi dan prosedur paliatif lainnya difokuskan untuk membuat pasien merasa lebih nyaman. Kemungkinan hidup bagi pasien yang menderta kanker ovarium stadium 4 turun drastis menjadi 17%.

Berita terkait