MENARI, Salah Satu Cara Untuk Mencegah Kelumpuhan

12 Oktober 2017 15:30:34
By : Bebby Sekarsari MENARI, Salah Satu Cara Untuk Mencegah Kelumpuhan

Meraba nadi sendiri dapat mencegah risiko terkena stroke. (Pixabay/backy3723)

Menari yang dimaksud di sini bukanlah aktivitas gerakan tubuh yang berirama, melainkan sebuah usaha untuk mengenali penyebab kelumpuhan, yakni Fibrilasi Atrium (FA). Dengan Meraba Nadi Sendiri (MENARI) risiko terjadinya stroke akibat FA dapat dicegah lebih dini.

Penderita FA memang memiliki risiko lima kali lebih tinggi untuk mengalami stroke dibandingkan orang tanpa FA. "FA adalah kelainan irama jantung berupa detak jantung yang tidak biasa. Sayangnya, pengetahuan dan kepedulian tentang FA masih rendah. Padahal, FA dapat menyebabkan pembekuan darah di jantung dan pada akhirnya menyebabkan stroke," jelas Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP(K), FIHA, FasCC, Guru Besar Ilmu Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FKUI dalam Press Conference di Jakarta baru-baru ini.

Saat seseorang terkena stroke akibat FA, umumnya mereka juga mengalami kelumpuhan. Kejadian ini bahkan banyak terjadi pada orang dengan usia produktif atau di bawah 60 tahun. Pasien yang datang ke rumah sakit biasanya sudah dalam keadaan lumpuh dan setelah diperiksa ternyata disebabkan oleh FA. Kelumpuhan akibat FA ini memiliki ciri khusus, yaitu memiliki tingkat keparahan yang tinggi, bersifat lama dan berulang. Sulit berbicara menjadi salah satu bentuk kelumpuhan yang paling sering terjadi.

Untuk mencegah terjadinya hal ini, penderita sebetulnya dapat mendeteksi lebih awal gejala FA, yakni dengan  mengecek nadi sendiri. Caranya, gunakan tiga jari (telunjuk, jari tengah dan jari manis) untuk mengecek nadi di tangan. Untuk menemukan nadi di tangan dengan cepat, rabalah tangan, lalu letakkan ketiga jari di pergelangan tangan, di bawah ibu jari.

Setelah denyut nadi terasa, mulailah menghitung jumlah denyut nadi per 10 detik. Denyut nadi yang normal per 10 detik adalah sebanyak enam sampai tujuh denyut. Bila dihitung dalam satu menit, denyut nadi orang yang sehat adalah 60-95 denyut. Selain jumlah denyut, perhatikan pula irama nadi, apakah berdenyut teratur setiap detiknya atau tak beraturan. Saat ditemukan denyut nadi yang tak beraturan, itulah saat yang tepat bagi Anda untuk mencari pertolongan medis.

 

 

Berita terkait