Normalkah Keputihan Terus Menerus?

10 Januari 2017 19:00:56
By : Bebby Sekarsari Normalkah Keputihan Terus Menerus?

Keputihan merupakan salah satu gejala disfungsi vagina. Yang terjadi pada kelamin wanita adalah timbulnya bau, gatal, serta rasa yang tidak nyaman. Vaginitis sendiri adalah terminologi yang umum untuk gangguan pada alat kelamin wanita, yang disebabkan oleh infeksi jamur, bakteri, protozoa, serta peradangan lainnya. Penyebab perubahan tersebut salah satunya adalah infeksi jamur yang ditunjang oleh kelembapan di area kelamin.

Dr. Dachrial Daud, SpOG, spesialis obstetri dan ginekologi dari Siloam Hospitals Lippo Village menjelaskan, bahwa pada keadaan yang normal, cairan genitalia berwarna bening, dan warnanya bisa berubah menjadi kuning terang bila menempel pada pakaian dalam. Lendirnya pun bisa encer atau kental. Pada kasus keputihan bermasalah, cairan tersebut berubah menjadi keabuan atau hijau. Aroma yang muncul pun menyengat, gatal hingga panas, sehingga pasien merintih karena nyeri. Jika kondisi ini Anda alami, sebaiknya berkonsultasilah dengan spesialis obstetri ginekologi.

Agar tidak mengalami masalah keputihan, penting sekali bagi seorang wanita menjaga kebersihan area sensitifnya. Perlu diingat, membasuh dengan sabun wangi saja atau cairan pembersih tidaklah cukup. Diperlukan pembersih yang memiliki kandungan pH normal untuk kelamin wanita.

Beberapa langkah lain yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kebersihan daerah vagina adalah:

1. Membersihkan vagina dengan cairan ph yang sesuai.

2. Pada saat membasuh area sensitif, sebaiknya dimulai dari depan ke belakang. Tujuannya supaya kotoran tidak masuk ke lubang vagina.

3. Gunakan celana dalam yang dapat menyerap keringat.

4. Mengurangi penggunaan celana dalam, celana jeans atau celana dengan bahan yang terlalu ketat.

5. Secara umum, cegahlah kondisi lembab di area kelamin wanita.

Sumber: Siloamhospitals.com

Berita terkait