Perokok Sebabkan Kanker Paru Pada Orang Lain

22 November 2017 10:03:03
By : Mahmur Marganti Perokok Sebabkan Kanker Paru Pada Orang Lain

Jika seseorang merokok dalam suatu ruangan, sisa-sisa pembakaran yang menempel di dalam ruangan bisa menyebabkan kanker paru pada orang lain yang berada di ruangan tersebut (republic.ru)

Organ utama penyaring oksigen, paru-paru, wajib dijaga kesehatannya. Pasalnya bila terjadi sesuatu, bisa-bisa tubuh tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup, dan bisa membahayakan tubuh. Apalagi bila Anda adalah perokok. Dokter spesialis paru dari Siloam Hospitals TB Simatupang, Jakarta, Wahyu Ani Widianingsih, mengatakan rokok merupakan penyebab utama terjadinya kanker paru.

Delapan puluh persen orang yang terkena kanker paru adalah perokok. Sisanya, sebesar 20% adalah bukan perokok, perokok pasif, dan orang yang memiliki penyebab lain seperti keturunan dan penyebab lain yang belum diketahui secara  medis.

Ada banyak jenis kanker dalam dunia kesehatan. Di Indonesia, kanker paru berada pada lima besar permasalahan kanker dan terus bertambah setiap tahunnya.

Tidak ada yang bisa mendeteksi tanda awal kanker paru karena gejalanya tidak khas. Kanker paru stadium lanjut bisa dikenali dari gejala seperti batuk berdarah, nyeri dada, dan sesak napas. Sementara itu, kanker paru stadium satu dan dua biasanya lebih mudah diketahui bila pasien melakukan medical check-up.

Jika seseorang merokok dalam suatu ruangan, sisa-sisa pembakaran yang menempel di dalam ruangan bisa menyebabkan kanker paru. Karena dalam rokok terdapat zat karsinogenik yang dapat menjadi memicu terjadinya kanker paru bagi orang yang berada di dalam ruangan yang penuh dengan asap rokok.

Proses penyembuhan kanker paru akan sangat sulit dilakukan jika sudah masuk dalam tahap stadium lanjut yaitu stadium tiga atau stadium empat, dan tidak bisa dilakukan dengan transplantasi paru. Sementara itu jika masih berada di stadium satu dan dua harapan untuk bertahan hidup masih jauh lebih besar daripada jika sudah berada di stadium lanjut.

Dokter Ani menegaskan, satu-satunya cara untuk menghindari risiko penyakit kanker paru adalah dengan tidak merokok dan menjadi perokok pasif.

Konsultasi: DR. dr. Wahyu Ani Widianingsih, SpP (K), Siloam TB. Simatupang 

Berita terkait