Sistem Pernapasan: Fakta dan Penyakit yang Dapat Menyerang

13 Februari 2018 13:00:37
By : Bebby Sekarsari Sistem Pernapasan: Fakta dan Penyakit yang Dapat Menyerang

Sistem pernapasan adalah rangkaian organ yang bertanggung jawab untuk mengambil oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Dalam rangkaian organ tersebut, paru-parulah organ utama dari sistem pernapasan, yang bertugas melakukan pertukaran gas saat kita bernapas.

Selanjutnya, sel darah merah akan mengumpulkan oksigen yang masuk ke dalam paru-paru dan membawanya ke bagian tubuh yang membutuhkan. Dalam prosesnya, sel darah merah juga mengumpulkan karbon dioksida dari seluruh tubuh dan membawanya kembali ke paru-paru, kemudian akan keluar dari tubuh saat kita mengeluarkan napas.

Oksigen menjadi salah satu hal yang sangat penting bagi tubuh. Menurut National Institutes of Health, penurunan kadar oksigen di dalam tubuh manusia dapat berakibat fatal. Kondisi ini dinamakan hipoksia dan kekurangan oksigen dikenal dengan anoksia. Setelah empat menit tanpa oksigen, sel otak akan mulai sekarat dan dapat menyebabkan kerusakan otak, lalu berujung pada kematian.

Tergantung pada usia, rata-rata tingkat napas berbeda-beda. Pada bayi normal yang baru lahir, tingkat napasnya adalah sekitar 40 kali setiap menit, dan akan melambat menjadi 20-40 kali per menit saat bayi tidur. Sementara pada orang dewasa, rata-rata laju pernapasannya adalah 12-16 kali per menit.

Sama seperti organ tubuh lainnya, sistem pernapasan juga sangat mungkin mengalami gangguan, baik akibat virus, bakteri maupun penyakit lainnya. Terdapat beberapa penyakit yang dapat terjadi pada sistem pernapasan, seperti:

1. PPOK atau Penyakit Paru Obstruktif Kronik
Gangguan kesehatan yang menyebabkan sulit bernapas ini umumnya disebabkan oleh rokok. Di Indonesia, penyakit PPOK lebih banyak diderita oleh laki-laki dewasa daripada perempuan. Gejala PPOK sering kali tidak terlihat sampai kerusakan paru yang signifikan terjadi, dan biasanya hal ini akan memburuk dari waktu ke waktu. Penyakit ini akan membuat penderitanya semakin sulit bernapas.

2. Asma
Asma adalah peradangan kronis pada saluran paru yang menyebabkan batuk, mengi, atau sesak napas. Gejala penyakit ini akan sangat terlihat bila seseorang terkena pemicunya, seperti polusi udara, asap rokok, asap pabrik, pelarut pembersih, infeksi, serbuk sari, makanan, udara dingin, bahan kimia dan obat-obatan tertentu.

3. Kanker paru
Kanker paru sangat sering dikaitkan dengan merokok, namun penyakit ini juga dapat memengaruhi non perokok. Kanker ini juga menjadi salah satu jenis kanker yang jarang disadari oleh penderitanya. Secara umum, tingkat kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kanker ini masih sangat rendah. Akibatnya, beberapa penderita kanker paru ditemukan saat ia sudah menderita kanker paru pada stadium lanjut.

 

 

 

Berita terkait