Tak Perlu Takut Hadapi Operasi Sendi

13 Juni 2018 13:30:00
By : Rianti Fajar Tak Perlu Takut Hadapi Operasi Sendi

Segera periksakan diri Anda ke dokter saat mengalami nyeri sendi. (Pixabay/KlausHausmann)

Saat nyeri sendi pada panggul atau lutut mengganggu aktivitas sehari-hari, penderita disarankan untuk menjalani operasi penggantian tulang panggul atau tempurung lutut. Prosedur operasi tersebut tergolong sederhana dan dapat dilakukan di tanah air sehingga biaya lebih terjangkau.

Ahli orthopaedic surgeon Dr.dr.Franky Hartono SpOT(K) mengatakan, beberapa pasien beranggapan bahwa operasi panggul atau tempurung lutut mengerikan. Padahal, hal tersebut membantu pasien untuk bisa bergerak lebih bebas dan beraktivitas normal.

Head of Hip, Knee, and Geriatric Trauma Center Siloam Hospitals Kebon Jeruk itu mengatakan, beberapa kasus yang mereka tangani biasanya kerusakan total pada persendian. Penyebabnya antara lain pengapuran sendi (osteoarthritis), infeksi, trauma pascakecelakaan, atau patah tulang komplikasi.

Sementara itu, ahli orthopaedics and traumatology, dr. Wibisono, SpOT FICS menjelaskan, prosedur akan dilanjutkan dengan pengecekan sendi melalui foto X-ray atau menggunakan arthroscopy.

Proses pengecekan ini tergantung dari masing-masing kebutuhan pasien. ’’Jika kondisi kerusakan sendi sudah stadium tiga dan empat, dilakukan operasi penggantian sendi dengan cara implan,’’ kata alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya itu. Sendi yang rusak itu akan diganti dengan komponen buatan yang terbuat dari titanium dan telah lulus uji biomedis.

Sementara itu, pengganti tempurung dan bantalan sendi buatan umumnya dibuat dari bahan polyethilene. Bahan-bahan tersebut relatif aman dan tidak bereaksi saat berada dalam tubuh manusia. Operasi ini aman dilakukan karena koordinasi dengan tim dokter spesialis lain, seperti dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, selalu dilakukan.

Hindari Olahraga High Impact

Usai pelaksanaan operasi, pasien masuk pada masa pemulihan selama lima hari. Pada periode ini pasien menjalani latihan atau terapi khusus untuk penguatan otot di daerah sendi. Terapi ini penting dilakukan untuk mempercepat masa pemulihan. Dokter ortopedi MRCCC Siloam Hospitals DR.dr. Andri M. Lubis SpOT(K) menambahkan, setelah operasi penggantian sendi, pasien dapat kembali berjalan tanpa mengalami nyeri. Sementara itu, aktivitas yang harus dihindari pasien pasca operasi adalah olahraga high impact seperti lari atau lompat.

Sumber: Majalah Silver, Siloam Hospitals.

Berita terkait